Sebuah cahaya kecil sedang dinyalakan.
Selama ini, ketika mendengar kata perpustakaan, mungkin yang terbayang adalah rak-rak buku, meja baca, kartu peminjaman, dan siswa yang datang untuk mencari bahan bacaan.
Tidak ada yang salah dengan gambaran tersebut.
Namun, kami mulai berpikir:
Bagaimana jika perpustakaan bukan hanya tempat siswa datang untuk membaca, tetapi juga tempat siswa belajar mengambil peran?
Bagaimana jika siswa tidak hanya menjadi pemustaka, tetapi ikut membantu menghidupkan perpustakaan?
Bagaimana jika membaca tidak berhenti pada halaman terakhir sebuah buku, tetapi dilanjutkan menjadi karya, gagasan, percakapan, dan aksi?
Pertanyaan-pertanyaan sederhana tersebut kemudian membawa kami pada sebuah gagasan baru di Perpustakaan SPENSA.
Sebuah program yang melibatkan siswa.
Sebuah program yang tidak hanya berbicara tentang buku.
Sebuah program yang mengajak siswa untuk membaca, belajar, berkarya, dan berkontribusi.
Namanya...
LENTERA
Mengapa LENTERA?
Lentera adalah cahaya.
Ia tidak harus menjadi cahaya yang besar untuk memberikan manfaat. Cahaya kecil sekalipun dapat membantu seseorang menemukan jalan.
Begitu pula dengan pengetahuan.
Satu buku mungkin hanya membutuhkan waktu beberapa jam untuk dibaca. Tetapi gagasan yang diperoleh dari buku tersebut dapat mengubah cara seseorang melihat dunia.
Karena itu, LENTERA kami jadikan sebagai simbol sebuah gerakan kecil yang diharapkan mampu menyalakan budaya literasi di lingkungan sekolah.
Bukan hanya untuk mereka yang sudah gemar membaca.
Tetapi juga untuk mereka yang sedang belajar menemukan alasan mengapa membaca itu penting.
Tetapi LENTERA bukan sekadar kegiatan membaca.
Di dalamnya akan ada ruang untuk membaca.
Ada ruang untuk mengenal dan membantu perpustakaan.
Ada ruang untuk membuat karya.
Ada ruang untuk berbagi.
Dan ada ruang bagi siswa untuk mengambil peran.
Peserta nantinya tidak hanya mengikuti kegiatan, tetapi akan memiliki target kecakapan yang dapat dicapai secara bertahap.
Ada proses belajar.
Ada tanggung jawab.
Ada pengalaman.
Dan tentu saja, ada apresiasi.
Namun, seperti apa sebenarnya kegiatan LENTERA itu?
Apa yang akan dilakukan para pesertanya?
Dan...
Apakah setiap siswa bisa menjadi bagian dari LENTERA?
Jawabannya akan kita bahas pada bagian berikutnya.











0 Komentar